Jepret Swargo : Hidupkan Budaya Kampung Ngawonggo Lewat Lensa Fotografer Malang Raya
- Jun 20, 2025
- Didik Ismanadi
- Edukasi, Pendidikan, Sosial Masyarakat, Wisata
Suasana berbeda tampak di kawasan Situs Patirtaan Ngawonggo, Kabupaten Malang, Sabtu (31/5). Puluhan fotografer dari berbagai komunitas fotografi se-Malang Raya hadir dan meramaikan kegiatan hunting foto bertajuk “Jepret Swargo”, sebuah kegiatan yang menjadi pre-event dari event “SWARGO” yang akan digelar pada 22 Juni 2025 mendatang.
Kegiatan ini dirancang untuk menggugah minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap potensi budaya dan warisan lokal yang dimiliki Kampoeng Ngawonggo. Lewat lensa para pegiat fotografi, keindahan, keunikan, dan kekayaan aktivitas masyarakat setempat coba diabadikan dan disebarluaskan kepada publik yang lebih luas.
Mohammad Rizki, selaku Project Manager pada event ini menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini bukan sekadar untuk berburu gambar, tetapi juga sebagai ajakan untuk lebih peduli dan terlibat dalam pelestarian budaya lokal. “Melalui Jepret Swargo, kami ingin mengajak masyarakat untuk menangkap keunikan budaya Kampung Ngawonggo lewat lensa kamera. Ini juga menjadi cara kami membangun keterlibatan audiens terhadap budaya lokal dan membangun antusiasme menuju main event mendatang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Jepret Swargo menghadirkan empat spot utama yang menjadi pusat perhatian para peserta. Spot pertama menampilkan suasana pasar tradisional khas jawa jadul, lengkap dengan jajanan tradisional, sayur mayur, buah, membatik hingga kerajinan tangan karya warga setempat. Tidak hanya menyajikan visual yang menarik, area ini juga menghadirkan nuansa kehangatan sosial dan ekonomi pada zaman dulu.
Dominikus salah satu peserta menyatakan keseruannya saat mengeksplorasi area pasar. “Spot pasar menjadi favorit karena menghadirkan tiga model dengan berbagai properti, sehingga kami bisa mengeksplorasi banyak hal,” ujarnya.