Partisipasi Warga Dusun Kidangberik Wujudkan Drainase Melebihi Target
- Jun 23, 2025
- Didik Ismanadi
- Sosial Masyarakat, Infrastruktur, APBDes
Dari Rencana 186 Meter, Terbangun Hingga 230 Meter
Pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan warga terus menjadi prioritas di Dusun Kidangberik. Salah satu wujud nyata dari semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat tampak dalam proyek pembangunan drainase yang menghubungkan RT 39 hingga RT 40.
Berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), proyek ini ditargetkan membangun drainase sepanjang 186 meter. Namun, berkat kontribusi sukarela dan semangat swadaya masyarakat, hasil yang dicapai justru melampaui ekspektasi: 230 meter drainase berhasil dibangun. Ini berarti ada tambahan 44 meter dari target semula—sebuah pencapaian luar biasa dari kolaborasi warga dan perangkat dusun.
Swadaya dan Gotong Royong, Kunci Keberhasilan
Keberhasilan ini tidak lepas dari kekuatan swadaya dan gotong royong masyarakat Dusun Kidangberik. Warga tidak hanya berkontribusi dalam bentuk materi, tetapi juga tenaga, waktu, dan ide. Sejak awal perencanaan, masyarakat dilibatkan secara aktif—mulai dari survei lokasi, pemetaan kebutuhan, hingga pelaksanaan pembangunan.
Perangkat dusun juga memegang peran penting dalam memfasilitasi proses ini. Transparansi, koordinasi yang rapi, serta keterbukaan dalam laporan keuangan dan progress kerja membuat kepercayaan masyarakat tetap tinggi. Dampaknya, semangat kebersamaan tumbuh dan menular di antara warga, sehingga banyak yang ikut serta secara sukarela.
Manfaat Langsung bagi Lingkungan
Dengan adanya drainase sepanjang 230 meter ini, sistem aliran air di wilayah RT 39 hingga RT 40 menjadi lebih tertata. Risiko banjir atau genangan saat musim hujan pun berkurang drastis. Lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat, serta memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Pembangunan ini tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial antarwarga. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh untuk inisiatif pembangunan berikutnya yang berbasis partisipasi masyarakat.
Bukti Nyata Kekuatan Kolektif
Apa yang dicapai di Dusun Kidangberik menjadi bukti nyata bahwa kekuatan kolektif masyarakat bisa mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan. Semoga semangat ini terus menyala dan menular ke wilayah lain di sekitarnya.
Credit Photo : Ahmad Yani