Bimbingan Teknis Komunitas Informasi Masyarakat Kabupaten Malang Sukses Digelar
- Feb 27, 2025
- Didik Ismanadi
- KIM , Bimtek
Lokasi Kegiatan: Ruang Panji Pulang Juiwo
Tanggal Kegiatan: Feb 26, 2025
Kabupaten Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dengan sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 50 KIM aktif di wilayahnya. Acara yang berlangsung di Ruang Panji Pulang Jiwo, Kantor Bupati Malang, Kecamatan Kepanjen, ini menjadi momentum penting bagi KIM untuk semakin profesional dalam menyebarkan informasi.
Pembukaan oleh Plt. Kepala Diskominfo Kabupaten Malang
Kegiatan yang semula dijadwalkan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, akhirnya diwakili oleh Asisten Administrasi Umum yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Dr. Wahyu Kurniati, S.S., M.Si. Dalam sambutannya, Bu Wahyu menekankan pentingnya keberadaan KIM di setiap desa sebagai sarana diseminasi informasi yang kredibel. Ia juga mendorong KIM untuk lebih mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada dana desa dalam menjalankan kegiatannya.
Data dan Tujuan Bimtek
Sebelum acara resmi dibuka, Kabid Humas Diskominfo Kabupaten Malang memberikan laporan terkait perkembangan KIM di wilayah tersebut. Dari 378 desa dan kelurahan yang ada, saat ini telah terbentuk 273 KIM, dengan 224 di antaranya telah memiliki Surat Keputusan (SK) resmi. Namun, hanya 75 KIM yang aktif berkegiatan, dan dari jumlah tersebut, 50 KIM dipilih sebagai peserta Bimtek karena dianggap paling produktif dalam menjalankan perannya. Tujuan utama dari Bimtek ini adalah untuk mempercepat diseminasi informasi, membangun jaringan komunikasi dua arah antar-KIM, serta meningkatkan kapasitas dan profesionalitas komunitas dalam menyampaikan informasi ke masyarakat.
Materi dari Narasumber
Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini untuk memberikan wawasan dan strategi penguatan KIM.
1. Peran KIM dalam Media Massa
Narasumber pertama, Bapak Mahmudan dari Radar Kanjuruhan, membawakan materi tentang hubungan antara KIM dan media massa. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan produktivitas dalam menghasilkan jurnalisme warga. Menurutnya, setiap KIM harus memiliki kemandirian dalam media agar dapat terus menyajikan informasi berkualitas kepada masyarakat.
2. Penguatan Kelembagaan dan Branding KIM
Pemateri kedua, Ibu Yuhanna, membahas aspek kelembagaan KIM, termasuk penguatan struktur organisasi dan pembagian tugas yang jelas sesuai job description. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya branding bagi KIM agar lebih dikenal dan dipercaya oleh masyarakat luas.
Sesi Tanya Jawab: Tantangan dan Solusi
Dalam sesi tanya jawab, beberapa peserta mengajukan pertanyaan yang mencerminkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh KIM dalam menjalankan fungsinya:
1. KIM Ngasem Media menanyakan alur mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal bagi UMKM binaan mereka.
2. KIM Gedang Media ingin mengetahui prosedur agar karya jurnalis warga mereka bisa dimuat di media massa, khususnya Radar Malang.
3. KIM Ikidangbang mengeluhkan masalah teknis terkait website mereka, terutama konten yang tidak terindeks di mesin pencari serta rubrikasi yang tidak seluruhnya ter-record di dashboard Kominfo Kabupaten maupun pusat.
Dua pertanyaan pertama dijawab dengan baik oleh narasumber, memberikan solusi konkret yang dapat langsung diterapkan oleh KIM bersangkutan. Namun, untuk pertanyaan dari KIM Ikidangbang yang berkaitan dengan aspek teknis website, Diskominfo Kabupaten Malang menyatakan akan meneruskan permasalahan tersebut ke pihak yang lebih berwenang di tingkat pusat.
Penghargaan dan Doorprize untuk KIM Berprestasi
Selain sesi Bimtek, acara ini juga menjadi ajang apresiasi bagi KIM yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam Lomba "Kobarkan KIM" tahun sebelumnya. Tiga KIM yang menerima penghargaan sebagai juara harapan adalah:
- KIM Tlogosari
- KIM Warta Kedok
- KIM Wonderful Jambangan
Menariknya, salah satu narasumber, Ibu Yuhanna, turut memberikan doorprize berupa sambal udang rebon kepada beberapa peserta yang aktif dalam sesi diskusi. Salah satu penerima doorprize ini adalah KIM Ikidangbang, yang sebelumnya mengajukan pertanyaan terkait teknis website.
Bimbingan Teknis KIM Kabupaten Malang ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas informasi sangat penting dalam membangun jaringan komunikasi yang lebih kuat. Dengan semakin profesionalnya KIM, diharapkan mereka mampu menjadi jembatan informasi yang akurat, terpercaya, dan mandiri bagi masyarakat di desa dan kelurahan di Kabupaten Malang. Ke depan, diharapkan KIM terus berkembang, tidak hanya sebagai penyebar informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berperan dalam pembangunan desa berbasis literasi digital dan media yang profesional.
Credit Photo : Diskominfo Kab.Malang
This page will refresh every 10 seconds.